Welcome

menu

Detik Pos Indonesia

Kamis, 02 Agustus 2012

Detik Pos Indonesia


3 Petinggi Facebook Tinggalkan Perusahaan

Posted: 01 Aug 2012 09:44 PM PDT

DETIKPOS.net - Debut Facebook di lantai bursa tidak berbuah manis dengan anjloknya harga saham mereka. Belum juga pulih dari kondisi tersebut, kini situs jejaring raksasa ini harus rela ditinggal 3 petingginya.

Rencana mengenai kemunduran dari perusahaan pertama kali dilontarkan oleh Director of Platform Partnership, Ethan Beard, kemudian disusul oleh Platform Marketing Director, Katie Mitic dan terakhir adalah Mobile Platform Marketing Manager Facebook, Jonathan Matus.

Ketiganya mengeluarkan pengumuman tersebut di timeline Facebook. Beard menuliskan,"Sebuah kebanggaan bagi saya dapat membantu membangun ekosistem pengembang dari startup-startup inovatif dan perusahaan yang mapan".

Usia karir Beard di Facebook telah menginjak 4 tahun. Ia bertanggung jawab terhadap jalinan kerjasama dengan para pembuat aplikasi untuk Facebook.

Pria ini mengatakan bahwa ia akan mengambil waktu sejenak untuk beristirahat dan memulihkan energinya kembali sebelum memulai usaha baru, seperti dikutip detikINET dari Bloomberg, Kamis (2/8/2012).

Berita di atas tak berselang lama setelah Facebook mengeluarkan laporan bahwa sahamnya anjlok sehingga menyebabkan kerugian di tubuh perusahaan sebesar USD 157 juta (Rp 1,49 triliun) pasca penawaran saham perdananya.


Sumber: DETIK.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Heboh! 23 Tahun Hilang, Pria Bangladesh Pulang ke Rumah

Posted: 01 Aug 2012 09:33 PM PDT

DETIKPOS.net - Dilaporkan hilang selama 23 tahun, seorang pria Bangladesh akhirnya pulang ke rumah dan bertemu dengan keluarganya. Kepulangan pria ini sangat mengejutkan keluarganya karena sejak lama dia diduga telah meninggal dunia. Keluarganya pun heboh!

Seperti dilansir Asia One, Kamis (2/8/2012), pria bernama Moslemuddin Sarkar dilaporkan hilang sejak tahun 1989 lalu. Pada Selasa (31/7) waktu setempat, Sarkar pulang ke rumahnya dengan bantuan pihak Palang Merah Internasional.

Kepulangan Sarkar ini mendapat sambutan heboh dari keluarga maupun tetangganya di desa Bishnurampur, distrik Mymensingh. Banyak warga setempat yang mendatangi rumahnya untuk menyaksikan secara langsung sosok Sarkar yang diduga telah meninggal.

Rupanya selama ini, Sarkar menghabiskan hidupnya selama 15 tahun di dalam tahanan di Pakistan. Pada tahun 1989, Sarkar berusaha memasuki wilayah India namun tanpa membawa identitas asli dan tanpa memberitahu keluarganya. Kemudian pada tahun 1997, Sarkar tertangkap aparat saat hendak masuk ke wilayah Pakistan. Dia pun dijatuhi hukuman penjara atas tuduhan masuk ke wilayah Pakistan secara ilegal.

"Saya pergi ke Pakistan dengan harapan saya bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik di sana. Tapi mereka berhasil menangkap saya saat melintasi perbatasan. Saya disiksa dan dianiaya di dalam penjara," terang Sarkar.

"Saya menulis banyak surat yang ditujukan ke desa saya, tapi saya tidak tahu kemana surat-surat yang saya kirim itu. Hingga suatu saat, saya kehilangan harapan saya untuk pulang ke rumah," imbuhnya, sembari menyatakan kebahagiaannya karena bisa bertemu dengan sang ibunda.

Sarkar bisa diselamatkan oleh Palang Merah Internasional setelah pihak keluarga mendapat informasi bahwa Sarkar dipenjara di Pakistan dan kemudian meminta bantuan organisasi kemanusiaan tersebut. Adik bungsu Sarkar, Julhas Uddin, menyatakan pihak keluarga sudah bersiap dengan kondisi terburuk soal Sarkar.

"Kami telah mencarinya selama bertahun-tahun hingga akhirnya menyerah dan menduga bahwa dia tewas tenggelam di laut. Tapi ibu kami masih meyakini bahwa putranya akan pulang ke rumah suatu hari. Ibu saya sampai pingsan ketika dia memeluknya. Benar-benar mengharukan. Sarkar juga tidak berhenti menangis selama berjam-jam," jelas Uddin.


Sumber: DETIK.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Andika Ingin Tes DNA Anak dari Anggie

Posted: 01 Aug 2012 08:37 PM PDT

DETIKPOS.net - Andika, mantan vokalis Kangen Band, masih ragu jika janin yang tengah dikandung Anggie, istri sirinya adalah anaknya.

Andika pun menginginkan tes DNA untuk si bayi demi memastikan jika anak tersebut benar anaknya.

"Ya sudah tes saja. Kenapa saya menantang setelah saya pikir ini ganjal, waktu sama saya dia hubungan dengan orang lain. Malah dia membalikkan kalau saya yang selingkuh," ujar Andika saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (1/8).

Andika menaruh curiga pada Anggie karena semasa masih berhubungan, istri sirinya itu juga memiliki hubungan dengan seorang pria asal Jepang.

"Waktu sama saya di rumah tiba-tiba dia temui orang Jepang dan dia dibelikan mobil. Itu apa? Secara pikiran gimana ya," urainya.

"Kalau itu anak saya ayo tes DNA. Saya nggak pernah nggak mengakui. Cuma saya minta tolong ditunjuki," imbuhnya.


Sumber: INILAH.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Stoner Bangga Jadi Rival Lorenzo dan Pedrosa

Posted: 01 Aug 2012 07:48 PM PDT

DETIKPOS.net - Akhir musim 2012 ini, Casey Stoner akan mengucapkan selamat tinggal kepada MotoGP. Pebalap Australia tersebut sudah memastikan bahwa dia pensiun setelah menyelesaikan kompetisi musim ini.

Tentu saja ada banyak kisah yang menyertai perjalanan juara dunia 2007 dan 2011 tersebut. Tetapi, yang paling diingat oleh pebalap Repsol Honda tersebut adalah rivalitas antara dirinya dengan pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, dan rekan setim, Dani Pedrosa.

Trio yang mendominasi MotoGP dalam dua musim terakhir ini memang pernah bertarung ketat ketika masih di kelas 125 cc dan 250 cc, sebelum naik ke kelas premier. Pedrosa dan Stoner pindah pada 2006, sedangkan Lorenzo pada 2008.

Dalam debut mereka di MotoGP, Lorenzo langsung bergabung dengan Yamaha dan kini menjadi pebalap nomor satu tim "Garpu Tala" tersebut. Sementara itu Stoner lebih dulu bergabung dengan Ducati, sebelum hengkang ke Repsol Honda dan menjadi rekan setim Pedrosa, pada 2011.

Ketiga pebalap ini selalu finis di posisi empat besar pada setiap musimnya, sejak 2008. Sedangkan pada musim ini, hanya mereka yang secara bergantian menguasai podium nomor satu, dari 10 seri yang sudah dilakoni, dan ada di posisi tiga besar daftar klasemen sementara. Andrea Dovizioso, yang ada di urutan keempat, tertinggal 50 poin dari Stoner di urutan ketiga.

"Saya sebenarnya cukup senang bertumbuh dan datang melalui kategori berbeda dengan keduanya," ujar Stoner. "Saya sudah mengalami balapan yang hebat dengan mereka selama bertahun-tahun, dan saya pikir rivalitas kami membawa kami ke level yang sangat tinggi.

"Kadang-kadang para pebalap lain juga bisa berada dengan kami. Mengalahkan kami. Tetapi secara normal kami selalu saling bersaing satu dengan lainnya di depan, dan terus saling mendorong.

"Saya ingin melihat ke belakang setelah semua musim yang dilalui, dan merasa bangga karena saya juga bagian dari itu. Tak masalah di mana kami, tetapi secara normal kami selalu bersaing di depan. Jumlah podium yang kami raih bersama, bagi kami bertiga, sangat banyak.

"Tetapi pada tahun ini Jorge tampil sangat impresif karena selalu finis pertama atau kedua di setiap balapan. Jujur, dia akan tetap di depan."

Memang, musim Lorenzo tampil sangat memukau karena tak pernah terlempar dari posisi dua besar - kecuali di GP Belanda di mana dia mengalami kecelakaan dan gagal finis. Ini membuat juara dunia 2010 tersebut kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 23 poin atas Pedrosa, dan 32 angka atas Stoner.

Menurut Stoner, pengalaman mereka selama tampil agresif di kelas 125 cc dan 250 cc pada era mesin 2-tak, sangat membantu. Inilah yang membuat ketiganya mendominasi MotoGP.

"Saya pikir kami adalah pebalap yang sangat tangguh, dengan motivasi sangat tinggi," jelas Stoner. "Di kategori yang lebih kecil, kami sangat cepat begitu juga dengan teknik, sehingga dengan motor ini, yang mana anda harus mengendarainya dengan sangat tenang dan sensitif, kami sangat tangguh sekarang. Juga, kami memiliki motor yang sangat kompetitif.

"Jadi, tahun ini sangat sulit bagi lainnya untuk mengalahkan kami secara konstan."

Satu-satunya pebalap selain Stoner, Lorenzo, dan Pedrosa, yang meraih kemenangan lebih dari satu kali di kelas MotoGP sejak awal 2008 adalah Valentino Rossi. "The Doctor" mencatat 17 kemenangan sejak musim tersebut, tetapi sudah selalu absen di barisan depan sejak Sepang 2010.


Sumber: KOMPAS.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Tekuk Uruguay, Inggris Raya ke Perempat Final

Posted: 01 Aug 2012 07:37 PM PDT

DETIKPOS.net - Inggris Raya berhasil menghentikan langkah Uruguay di Olimpiade London 2012. Kemenangan 1-0 atas Uruguay pada pertandingan cabang sepak bola olimpiade di Stadion Millenium, Cardiff, Kamis (2/8/2012), menghantarkan Inggris Raya lolos ke babak perempat final sebagai juara Grup A.

Pertandingan berlangsung seru sejak menit-menit awal. Kedua tim menunjukkan permainan terbaiknya karena peluang kedua tim untuk lolos masih terbuka.

Inggris Raya berhasil memecah kebuntuan di akhir babak pertama. Berawal dari aksi Aaron Ramsey di sisi kanan pertahanan Uruguay, pemain Arsenal ini mengirimkan umpan datar ke mulut gawang lawan dan Daniel Sturridge meluncur untuk meraih bola. Sturridge pun mengirim bola masuk ke gawang Uruguay, gagal dihalau kiper Campana.

Di awal babak kedua, Uruguay berusaha memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-55 saja ada tiga aksi Luis Suarez yang merepotkan lini belakang Inggris Raya. Namun, semua usahanya dimentahkan kiper Jack Butland.

Kiper muda Inggris itu bermain bagus sepanjang pertandingan. Usaha Edinson Cavani dan Luis Suarez selalu mentok di tangannya. Puncaknya saat menjelang akhir pertandingan. Uruguay mendapat tendangan bebas di dekat kotak penalti Inggris Raya yang diambil Luis Suarez. Tendangan Suarez sangat baik dan melengkung ke arah gawang, Namun, Butland sukses menangkap bola.

Skor 1-0 bertahan dan membawa Inggris ke perempat final menghadapi Korea Selatan pada 4 Agustus mendatang di Stadion Millenium Cardiff. Di pertandingan lain, Senegal bermain seri dengan Uni Emirat Arab. Di perempat final, Senegal akan menghadapi Meksiko.


Sumber: KOMPAS.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Perdamaian Palsu, Hwayoung Tinggalkan Pesan Rahasia Untuk Fans?

Posted: 01 Aug 2012 02:17 PM PDT

DETIKPOS.net - Kontroversi yang terjadi antara Hwayoung dan agensi T-ara, Core Contents Media (CCM) sepertinya belum menemukan ujung. Kini Hwayoung diduga telah meninggalkan pesan tersembunyi pada fans lewat twitternya.

Sebelumnya CEO CCM Kim Kwang Soo mengindikasikan bahwa ia dan Hwayoung telah berdamai. Hwayoung disebut telah menangis dan menyesali perbuatannya.

Namun dilansir oleh Allkpop.com, fans Hwayoung di seluruh dunia mulai menemukan keganjilan dalam tweet tersebut. Simak screen cap tweet di bawah ini.



via @RHY44 (Hwayoung twitter)

Posting twitter tersebut berisi permintaan maaf Hwayoung pada Core Contents Media. Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk bersikap lebih dewasa.

Uniknya, fans dengan cepat menemukan pesan tersembunyi dalam highlight persegi panjang vertikal merah. Dalam highlight tersebut terdapat kalimat dalam bahasa Korea yang berarti 'Hanya fans yang tahu'.

Sebagian fans menginterpretasikan pesan ini sebagai kata hati Hwayoung yang sebenarnya berbeda dari yang ia katakan. Namun sebagian lainnya menganggap bahwa ini adalah kebetulan saja. Bagaimana menurut Anda?

Sumber: KAPANLAGI.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


OLIMPIADE LONDON 2012: Triyatno, Mati Di Sini Engga Apa-Apa

Posted: 01 Aug 2012 02:09 PM PDT

DETIKPOS.net - Malam itu penonton yang memadati Excel London, khususnya di tempat pertandingan angkat besi, terdiam. Di panggung, atlet Indonesia Triyatno sedang berusaha mengangkat beban 188kg untuk angkatan snatch and jerk kelas 69kg.

Atlet asal Kalimantan Timur itu belum pernah melakukannya sebelumnya. Bahkan dalam latihan sekalipun. Ia nyaris gagal, kakinya terseok-seok menahan beban seberat itu, tetapi dia terus berusaha keras menahan beban itu agar tidak jatuh. Dia berhasil walau hanya sejenak.

"Dalam hati saya berkata, saya harus mati-matian menahan, ini kesempatan terakhir saya. Kalau perlu mati di sini tidak apa-apa," kata Triyatno usai meraih medali perak di Excel London, Selasa malam (Rabu dinihari WIB, 1/8/2012).

"Tadi hampir jatuh tetapi saya tahan terus sampai ada perintah 'down', baru saya jatuhkan," tambahnya.

Sebenarnya, atlet kelahiran Lampung 20 Desember 1987 itu sudah mengamankan medali perunggu ketika mampu mengangkat beban 186kg. "Namun,kalau ingin perak, harus mampu 188 kg kata pelatih, dan saya mau berusaha semaksimal mungkin," tambah anak bungsu dari tiga bersaudara itu.

Usahanya itu tidak sia-sia, anak pasangan Suparno dan Sukatinah tersebut mampu mempersembahkan medali perak bagi Merah Putih, lebih baik dari hasil yang diperolehnya di Beijing empat tahun lalu ketika ia meraih perunggu.

Berlatih keras Triyatno, anak dari keluarga petani itu, mengawali olahraga angkat besi di usia 14 tahun. "Waktu itu diajak teman untuk ikut berlatih. Ya sudah saya ikut saja," kata atlet yang lahir dan besar di Lampung itu.

"Pertama latihan badan sakit semua," katanya mengenang awal karirnya sepuluh tahun yang lalu.

Ucapan pelatihnya waktu itu, Yon Haryono, "nanti kalau kamu juara bisa menginap di hotel gratis, pergi kemana saja gratis" telah menyulut semangatnya untuk berlatih keras.

Tidak sia-sia, hasil latihan kerasnya membuahkan medali perunggu Olimpiade Beijing. Ia juga meraih emas di Kejuaraan Asia 2009, dan perunggu di Kejuaraan Dunia 2009 dan 2010.

Medali emas Kejuaraan Asia 2009 di Kazakhstan juga diraih pria yang berencana menikahi kekasihnya, sesama lifter, Riska Anjani, usai PON Riau akhir tahun ini. "Saya berlatih setiap hari kecuali Kamis dan Minggu libur," kata atlet asuhan pelatih Lukman itu.

Buah prestasinya tentu tidak saja medali. Bonus demi bonus mengalir seiring dengan meningkatnya prestasi yang diraihnya.

Dia bisa memberangkatkan kedua orangtuanya pergi haji, yang juga diakuinya semuanya berkat hasil dari angkat besi. "Semuanya (yang saya punya) dari angkat besi," kata Triyatno yang kakak sulungnya menjadi TKI di Malaysia, dan kakak keduanya tinggal di rumah mengurus sawah dan ladang.

Sekarang, setelah semua yang ia raih, Tri masih menyimpan harapan untuk dapat tampil di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan meningkatkan perolehannya menjadi emas. "Insya Allah saya masih bisa tampil di Rio," katanya. Tentu saja harus melalui usaha mati-matian.


Sumber: BISNIS.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


0 komentar:

Poskan Komentar