Welcome

menu

Detik Pos Indonesia

Sabtu, 08 September 2012

Detik Pos Indonesia


Diplomat Diusir, Inilah Reaksi Iran untuk Kanada

Posted: 07 Sep 2012 05:21 PM PDT

DETIKPOS.net | REPUBLIKA.co.id - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Ramin Mehmanparast mengatakan, Teheran akan segera mereaksi langkah pemerintah Kanada yang menangguhkan hubungannya dengan Iran dan memberi tenggat waktu hingga lima hari kepada para diplomat Teheran untuk meninggalkan negara itu.

"Jawaban  terhadap sikap gegabah dan berlebihan ini akan segera disampaikan kepada rakyat Iran," kata Mehmanparast pada Jumat (7/9) sebagaimana dilansir Fars News.

Ia menambahkan, salah satu hasil gemilang dari penyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok Ke-16 di Teheran adalah kegagalan Barat seperti Amerika Serikat dan Kanada serta rezim Zionis Israel dalam perang diplomatik anti-Iran di berbagai medan propaganda dan opini publik.

Negara-negara itu, kata Mehmanparast, menggunakan media-medianya untuk menipu publik bahwa Iran adalah negara terkucil dan menggambarkan situasi negara ini tak menentu serta kondisi rakyatnya amat mengkhawatirkan. Kesuksesan dalam menyelenggarakan KTT GNB Ke-16 merupakan kemenangan diplomasi Iran yang membuat mereka geram dan terpaksa mengambil langkah-langkah yang tidak dibenarkan dan di luar diplomasi supaya keberhasilan KTT GNB ini dipertanyakan.

Menurut jubir Iran, langkah berlebihan Kanada ini bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada Stephen Harper juga mengambil tindakan permusuhan terhadap bangsa Iran. Kanada menerapkan sanksi ilegal dan sepihak terhadap Bank Sentral Iran dan bank-bank lainnya serta memperlambat pelayanan konsuler bagi warga Iran terkait penutupan rekening-rekening mereka.

Mehmanparast menandaskan, langkah-langkah Kanada tersebut menunjukkan bahwa para politisi negara itu saat ini masih mengekor sejumlah negara Barat dan rezim Zionis. Dalam hal ini, kepentingan rakyat Kanada telah dikorbankan demi ambisi politik mereka.

Di akhir pernyataannya, jubir Iran mengatakan, reaksi tepat Teheran terhadap sikap gegabah Kanada akan segera diumumkan.

Editor : Risma

Blog Berita Indonesia


Usai Operasi, Rezky Aditya Tinggalkan Rumah Sakit

Posted: 07 Sep 2012 08:36 AM PDT

DETIKPOS.net | KASAKUSUK.com - Pesinetron Rezky Aditya akhirnya meninggalkan Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta, Jumat (7/9/2012),  setelah mendapat perawatan dan operasi tulang selangka serta saraf di jari tangan kiri akibat kecelakaan sepeda motor gede (moge) di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan akhir pekan lalu.

Kondisi kesehataan pelakon Putri Yang Ditukar itu memang belum sembuh total, namun ia sudah diizinkan pulang ke rumah. "Masih belum pulih beneran, tapi yang penting sudah boleh pulang. Sudah ada izin dari dokter," kata Rezky ditemui di RSPI, Jakarta Selatan, Jumat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rezky mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai  motor gede (moge) di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, pada Minggu (2/9/2012) lalu.

Akibat kejadian tersebut, Rezky mengalami cidera di beberapa bagian tubuhnya. Sempat beredar kabar ia mengalami pendarahan otak dan koma. Namun, hal itu dibantah pihak keluarga.

Berada di rumah sakit beberapa hari, Rezky mengaku sudah sangat bosan. "Dia sudah bosen sih dari kemarin. Maunya pulang mulu,"  ujar Triyogo, ayah Rezky.

Meski begitu, pria yang dikabarkan pernah menjalin hubungan khusus dengan penyanyi Aura Kasih hingga Agnes Monica ini,  tetap harus melakukan kontrol kesehatannya dalam beberapa hari ke depan. "Iya seminggu lagi (kontrol), doain semua yah," pinta Rezky.

Editor : Risma

Blog Berita Indonesia