Welcome

menu

Detik Pos Indonesia

Senin, 23 Juli 2012

Detik Pos Indonesia


Iran Bongkar Misteri Terbunuhnya Ilmuwan Nuklir

Posted: 22 Jul 2012 09:33 PM PDT

DETIKPOS.net - Iran telah menangkap beberapa orang yang dinyatakan bertanggung jawab terhadap tewasnya ilmuwan nuklir mereka. Mereka berhasil diburu dan ditangkap atas dugaan upaya mensabotase program nuklir negara itu.

Menteri Intelijen Iran Heydar Moslehi mengatakan, Iran telah menutup dua jaringan dalam dan luar negeri yang dikatakannya terlibat dalam pelatihan para pembunuh, demikian dilansir Kantor Berita Fars, Ahad (22/7).

Sedikitnya empat ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran tewas terbunuh sejak 2010. Korban kelima adalah Fereydoun Abbasi Davani, sekarang menjabat Kepala Organisasi Energi Atom Iran, terluka.

Negara-negara Barat menduga Iran melakukan penimbunan dan pengayaan uranium sebagai bahan bakar untuk senjata nuklir. Iran juga mencoba mengembangkan teknologi yang dibutuhkan untuk membuat bom aktif. Namun, Iran membantahnya. Menurut mereka, aktivitas nuklir itu, hanya diperuntukkan untuk tujuan perdamaian.

Moslehi tidak mengatakan berapa banyak orang yang ditahan. Ia juga tidak menyebutkan apa mereka harus bertanggung jawab, di mana jaringan itu dioperasikan.

"Mereka (dua jaringan) mengambil langkah untuk tak meninggalkan jejak sama sekali, namun mereka dihantui oleh kesalahannya," ujar dia.

Iran menyalahkan pembunuhan yang terjadi itu dilakukan agen mata-mata Amerika Serikat, Israel, Perancis, Inggris, dan Jerman. Terutama sekali agen mata-mata Israel, Mossad.

Pada Mei, Iran menggantung Jamal Fashi, atas pembunuhan ilmuwan Massoud Ali Mohammadi pada Januari 2010. Iran mengatakan Fashi ke Israel untuk mendapat pelatihan.

Amerika Serikat menyangkal semua tuduhan pembunuhan itu. Namun, Israel masih membisu.

Pembicaraan sporadis antara enam kekuatan dunia dan Iran untuk meredakan ambisi nuklirnya yang lebih dari satu dekade itu, gagal membuahkan terobosan.

Uni Eropa melarang impor, pembelian atau pengiriman minyak Iran yang mulai berlaku 1 Juli. Larangan itu sebagai bagian meluasnya sanksi dunia yang bertujuan agar Teheran membatasi pengayaan, dan membuka diri terhadap inspeksi nuklir PBB.

Sumber: metrotvnews
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Melongok Stadion Olimpiade Pertama di Dunia

Posted: 22 Jul 2012 09:24 PM PDT

DETIKPOS.net - Kota London di Inggris menjadi tuan rumah Olimpiade tahun ini. Lebih dari 2.000 tahun yang lalu, Olimpiade pertama digelar di dekat Pegunungan Elis, Yunani.

Olimpiade pertama digelar pada 776 SM. Semenjak itu, hingga 395 SM, masyarakat Yunani Kuno berbondong-bondong mendatangi Olympia, nama tempat berlangsungnya ajang tersebut. Tidak seperti Olimpiade versi modern, Olimpiade zaman itu mengkombinasikan agenda kompetisi olahraga sekaligus pemujaan Dewa.

Hal itu dilakukan sebagai penghormatan terhadap Zeus, Dewa paling berkuasa di masa Yunani Kuno. Oleh karena itu, berkunjung ke Olimpia juga merupakan wisata ziarah karena terdapat makam suci bernama Altis, juga Temple of Zeus.

Olympia terletak di Peloponnese, di sebuah dataran subur di utara Sungai Alpheios, dekat Pegunungan Elis. Wilayah itu terletak di barat Yunani, dekat dengan Kota Pyrgos. Berkendara melewati lanskap pegunungan tandus yang mengelilingi wilayah Olympia akan mengingatkan wisatawan, betapa sulitnya mencapai wilayah ini di masa dulu.

Selain lapangan Olympia yang sudah rata oleh tanah, tempat yang jadi tujuan wisatawan adalah makam suci Altis. Mengutip buku "1001 Historic Sites You Must See Before You Die" yang dikutip detikTravel, Senin (23/7/2012), di dalam kompleksnya terdapat Temple of Hera dan Temple of Zeus.

Situs Olympia baru ditemukan pada 1829, saat French Expedition Scientifique de Moree menemukan dan membuat penelitian di sana. Walaupun tak banyak bangunan yang tersisa, namun kompleks Olympia masih punya atmosfer yang sangat kuat.

Pertandingan Olimpiade ala barat seperti yang akan digelar di London nanti, berawal dari sini. Berkunjung ke Olimpia akan membuat khayalan Anda terbang tinggi, pertandingan seperti apa yang digelar di tengah lapangan luas ini. Bayangkan juga, dulu hanya seorang lelaki yang boleh mengikuti pertandingan ini. Ia bertarung seorang diri dalam 20 pertandingan berbeda. Ketika menang, ia akan dianugerahi mahkota daun Olive yang tersohor hingga sekarang.

Sumber: detik
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Ditanya soal Duet dengan Ariel, Syahrini Menjawab...

Posted: 22 Jul 2012 09:20 PM PDT

DETIKPOS.net - Dengan bebasnya vokalis Ariel pada Senin (23/7/2012), banyak artis musik merasa antusias, tak terkecuali Syahrini. Sebagai penyanyi, Syahrini ikut mengucapkan selamat untuk Ariel.

"Congratulation Ariel. Kita sambut baik. Kembali berkarya di Indonesia. Dinanti-nanti pasti sama penggemarnya," ujar Syahrini saat ditemui di Gedung Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (22/7/2012) malam.

Syahrini menilai Ariel merupakan sosok yang fenomenal. Tak heran, meski tersandung kasus video porno, Ariel masih bisa berkarya seperti dulu. "Fenomenal secara personal, karyanya, semuanya. Aku yakin dia bisa jadi pemberitaan media," ucapnya.

Mantan teman duet Anang Hermansyah ini berharap Ariel akan mampu mewarnai lagi industri musik Indonesia. "Semoga kembalinya Ariel bisa membangkitkan musik Indonesia," ujarnya.

Adakah rencana Syahrini untuk berduet dengan Ariel? "Belum sih, ya. Aku masih mempersiapkan albumku aja, nanti Lebaran (tahun ini) rilis," terangnya.

Sumber: kompas
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Berapa Durasi Hubungan Seks yang Ideal?

Posted: 22 Jul 2012 05:39 PM PDT

DETIKPOS.net - Seks singkat adalah yang terbaik, menurut terapis seksual Dr Jane Howard dari Brisbane, Australia. Durasi optimal 13 menit, tapi 3 menit seharusnya membuat seseorang merasa baik.

Penelitian ini dilakukan untuk memeriksa durasi ideal hubungan seksual, yang berarti sebagian besar penetrasi tanpa foreplay.

Sebuah sampel acak dalam penelitian dari Amerika dan Kanada menunjukkan bahwa durasi antara 7 dan 13 menit merupakan jalan menuju kepuasan. Hubungan seksual di bawah 3 menit dianggap terlalu pendek dan kebanyakan orang juga mempertimbangkan setiap menit setelah 13 menit, buang-buang waktu.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan pasangan bahwa mereka memiliki harapan yang realistis tentang hubungan seksual. Banyak orang percaya, hanya seks yang panjang memiliki efek penyembuhan pada tubuh cukup luas menyebar.

Kualitas lebih penting daripada durasi

Seks pendek mungkin bertentangan dengan apa yang kebanyakan orang percaya untuk menjadi yang terbaik. Hal ini melibatkan penis yang besar dengan ereksi yang keras, yang berfungsi sejak senja hingga fajar tanpa masalah.

Sangat menarik bahwa gambaran itu ada di benak laki-laki dan perempuan. Para ahli seksualitas ingin melukis gambaran yang lebih realistis karena disfungsi seksual lebih banyak dipahami dan diterima dengan cara ini.

Sumber: Beritasatu
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Pengalaman Pertama Masturbasi: Panik dan Takut Ketahuan

Posted: 22 Jul 2012 05:33 PM PDT


DETIKPOS.net - Perasaan bersalah, panik dan takut ketahuan sering menyertai pengalaman pertama melakukan masturbasi. Namun bagi yang sudah punya bekal pengetahuan seksualitas, yang perlu dipikirkan tinggal bagaimana caranya supaya tidak ketahuan.

Pengalaman Wati, Cukup 5-7 Menit Takut Toiletnya Antre

Seorang mahasiswi pascasarjana di Yogyakarta, sebut saja Wati (30 tahun) secara eksklusif menuliskan pengalaman pertamanya melakukan masturbasi. Ia mengaku tidak jijik atau merasa bersalah ketika pertama kali melakukan masturbasi.

"Aku dulu masturbasi pertama malah waktu SD, jadi malah berpikir bagaimana caranya biar tidak ketahuan hahaha," tutur Wati seperti ditulis detikHealth, Rabu (18/7/2012).

Wati tidak panik atau takut merasa bersalah, karena pada saat itu menganggap gairah seks sebagai hal yang normal bagi dirinya yang memang sudah puber di usia tersebut. Meski tidak ada di pelajaran SD, Wati mengetahui soal masa puber dari rubrik konsultasi seks di majalah milik mamanya.

Sedangkan agar tidak ketahuan kalau sedang masturbasi, Wati memilih melakukannya di dalam kamar mandi. Ia hanya butuh 5 hingga 7 menit untuk menyelesaikannya sampai orgasme, salah satu alasannya adalah menghindari antrean karena banyak yang mau gantian pakai kamar mandi.

"Paling cuma 5 sampai 7 menit karena nggak mau ditanyai, 'kok lama ngapain aja'," lanjut Wati yang mengaku tidak menggunakan alat bantu apapun, hanya mengandalkan tangannya sendiri.

Sampai saat ini, Wati menganggap masturbasi sebagai hal yang normal sehingga ia berani terbuka untuk menceritakan pengalamannya tersebut. Memang tidak mendetail, namun cerita Wati cukup memberi gambaran bahwa gairah seks bisa juga disalurkan dengan cara aman.

Pengalaman Jaka, Tahu Masturbasi dari Teman

Perkenalan Jaka (bukan nama sebenarnya) terhadap perilaku masturbasi atau onani bisa dibilang terlambat.

Pemuda 25 tahun itu mengaku baru mulai mencoba perilaku pemuasan diri ini ketika akhir SMA, sedangkan sebagian besar teman-temannya sudah banyak membicarakan perilaku yang disebut onani ini sejak pertengahan masa SMP.

Di masa remajanya saat SMP teman-teman laki-laki kala itu menurut Jaka menggambarkan seksualitas adalah hal yang paling seru dibicarakan setelah sepak bola dan balapan moto GP atau formula 1.

Ketika itu, biasanya teman-teman Jaka suka berkelompok ketika menonton film biru (BF) kemudian menceritakan pengalamannya kepada anak-anak lainnya, sekedar buat pamer atau bahan bercandaan.

Jaka baru mengetahui apa itu onani ketika salah seorang teman laki-lakinya di SMP menceritakan 'pengalaman baru' nya bersama sabun. Temannya menceritakan bahwa jika menggosok kemaluan dengan sabun untuk waktu yang cukup lama, maka rasanya akan nikmat dan kemudian keluar cairan putih.

Penasaran dengan apa yang dialami temannya, Jaka menanyakan apa yang diceritakan teman kepada kakak laki-lakinya yang cukup dekat dengan Jaka. Menurut kakak, apa yang dilakukan si teman adalah onani dan dilarang oleh agama. Kakak Jaka memang terhitung orang yang saklek dan tegas dalam menerapkan ajaran agamanya.

Mendengar hal itu, Jaka kemudian memiliki pandangan bahwa onani itu dosa. Meskipun demikian, tiap kali dia mendengar cerita teman-temannya mengenai seks dan guyonan seputar onani dia ikut tertawa terbahak-bahak. Jaka sendiri baru mengenal film biru ketika akhir masa SMP.

Menginjak masa SMA, perbincangan mengenai seks dan onani di kalangan teman-teman Jaka mulai menurun, bisa jadi karena lingkungan SMA-nya ini berbeda dengan ketika SMP. Namun untuk masalah nonton film biru, polanya terkadang masih sama, yaitu nonton ramai-ramai. Jaka juga beberapa kali menonton film biru di tempat teman karena laptop belum banyak dimiliki ketika itu.

Pada pertengahan masa SMA, Jaka makin penasaran dengan sensasi onani yang diceritakan teman ketika SMP, mungkin karena ditambah rasa 'horny' gara-gara melihat film biru dan komik porno atau hentai. Maka Jaka mulai mempraktikkan apa yang dilakukan temannya itu, dan ternyata sensasi yang dialami memang menyenangkan. Tindakan ini kemudian dilakukan berulang kali pada saat-saat yang berbeda.

Ia mengakui kadang setelah melakukan onani, ada semacam rasa bersalah yang timbul. Beberapa teman Jaka yang ditanya juga mengalami hal yang sama ketika usai onani, maka Jaka menganggapnya sebagai hal yang lumrah. Asal tidak dilakukan setiap hari, teman-teman Jaka mengatakan hal itu tidak apa-apa. Bahkan malah tidak normal jika belum pernah melakukan onani.

Psikolog seksual Zoya Amirin dalam wawancara dengan detikHealth juga membenarkan bahwa masturbasi merupakan perilaku seksual yang paling sehat secara psikoseksual. Perilaku ini tidak menyebabkan seseorang hamil atau menghamili, serta bebas dari risiko penularan infeksi seksual.

Sumber: detikhealth
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Inilah Eksoplanet Paling Layak Huni

Posted: 22 Jul 2012 05:22 PM PDT

DETIKPOS.net - Hasil riset terbaru menyatakan bahwa planet Gliese 581g memang benar-benar ada dan menjadi planet ekstrasurya paling layak huni.

Gliese 581g sempat diragukan keberadaannya 2 minggu setelah pengumuman penemuannya pada 29 September 2010 oleh Lick-Carnegie Exoplanet Survey. Tim HARPS dari Observatorium Jenewa tak berhasil mengkonfirmasi keberadaan Gliese 581g dengan data yang dimiliki.

Kini, observasi yang dipimpin oleh Steven S. Voght dari University of California di Santa Cruz berhasil mengkonfirmasi keberadaan planet itu.

Gliese 581g ialah planet yang memiliki orbit sirkuler, buka orbit elips seperti yang selama ini dipercaya. Analisis juga mengungkap bahwa Gliese 581g memiliki diameter 1,5 kali lebih besar dari Bumi.

Ilmuwan mengatakan, Gliese 581g menerima cahaya kurang lebih sama dengan yang diterima Bumi. Berdasarkan indeks layak huni pada skala 0 sampai 1, Gliese 581g memiliki indeks 0,92, menjadi planet ekstrasurya yang paling layak huni.

Gliese 581g adalah planet yang mengorbit bintang katai merah Gliese 581. Jarak Gliese 581g adalah sekitar 20,5 tahun cahaya dari Bumi.

Survei terbaru juga menunjukkan beberapa eksoplanet layak yang dinilai layak huni lainnya, diantaranya Gliese 667Cc, Kepler-22b, HD85512 dan Gliese 581d. Dengan konfirmasi Gliese 581g, maka sistem keplanetan Gliese 581 menjadi satu-satunya yang memiliki 2 kandidat planet layak huni.

Hasil riset terbaru Gliese 581g dipublikasikan di Astronomical Notes pada Jumat (20/7/2012).

Sumber: kompas
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Hitungan Menit, Google Fiber Bisa Unduh 1 Film HD

Posted: 22 Jul 2012 10:25 PM PDT

DETIKPOS.net - Tak lama lagi penduduk kota Kansas City (negara bagian Kansas) dan Kansas City (negara bagian Missouri) di Amerika Serikat sudah dapat menikmati koneksi internet super cepat.

Tanggal 26 Juli nanti, Google Fiber, layanan koneksi internet berbasis jaringan fiber optik yang diprakarsai oleh raksasa internet Google, akan diresmikan di dua kota itu.

Kecepatan koneksi internet yang ditawarkan Google terbilang luar biasa, mencapai 1 Gbps atau sekitar 100 kali lebih kencang dari kecepatan koneksi internet maksimum yang bisa diperoleh di Amerika Serikat hingga saat ini.

Saking cepatnya, sebuah film HD utuh bisa di-download dalam hitungan menit. Pengguna pun bisa melakukan streaming lebih dari satu video HD dalam waktu bersamaan.

Sebagai gambaran, file sebuah film kualitas tinggi (high definition) yang biasanya harus diunduh selama 2 jam 11 menit, dengan Google Fiber bisa diunduh kurang dari 2 menit (maksimal 120 detik).

Kemungkinan lainnya termasuk menggabungkan layanan internet, TV, dan telepon dalam satu sambungan Google Fiber.

Proyek Google Fiber –kependekan dari "Google Fiber for Communities"- pertama kali diperkenalkan pada awal 2010.

Belasan kota-kota di Amerika Serikat pada waktu itu mencalonkan diri agar bisa menjadi tempat pertama di mana Google Fiber akan diterapkan. Google akhirnya memilih Kansas City di Kansas dan Missouri.

Dua kota yang bernama sama ini dijadikan ladang percobaan Google untuk produk dan layanan-layanan yang didesain untuk koneksi internet berkecepatan tinggi.

Google berencana mengetes teknik-teknik baru untuk instalasi kabel fiber optik yang mahal dan rapuh.

Sumber: Kompas
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


0 komentar:

Poskan Komentar