Welcome

menu

Detik Pos Indonesia

Minggu, 29 Juli 2012

Detik Pos Indonesia


Foto Mesra Beredar Tak Cukup Buktikan Paramitha Selingkuh

Posted: 28 Jul 2012 07:09 AM PDT

DETIKPOS.net - Proses perceraian Paramitha Rusady dan Nenad Bago tengah berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Belum resmi bercerai, Paramitha dikabarkan dekat dengan seorang pria bernama Chandra Wahyu.

Kabar tersebut juga dikuatkan dengan beredarnya foto mereka. Dalam foto tersebut, Mitha sapaan akrab Paramitha terlihat menggunakan gaun emas, sedangkan sang pria tampak berada di belakangnya.

Namun, kuasa hukum Paramitha, Heru Putranto membantah kedekatan mereka. Bahkan, menurutnya foto tersebut tak cukup membuktikan Paramitha selingkuh dari Nenad.

"Sampai sekarang nggak ada yang bisa buktikan itu kan. Kemarin-kemarin juga ada yang bilang mbak Mitha dekat dengan Sasha, dibilang sudah kawin siri juga tapi nggak kebukti, itu sudah tutup buku berarti," ungkapnya kepada detikHOT, Jumat (27/7/2012).

Menurut Heru, kini Mitha justru tengah menikmati harinya bersama sang anak. Tak hanya itu, ia juga masih disibukkan dengan syuting sebuah sinetron.

"Nggak dekat dengan siapa-siapa. Dia sekarang sedang dekat-dekatnya dengan anak dan keluarganya yang masih tinggal di Cilandak, Jakarta Selatan," tuturnya.


Sumber: DETIK.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Wallpaper Seksi Jordan Carver Hot 1024x768 Pixel

Posted: 28 Jul 2012 07:07 AM PDT

Jika Payudara Besar, Pilih Pakaian Dalam Berkawat

Posted: 28 Jul 2012 06:47 AM PDT

DETIKPOS.net - Secara psikologis, pemilihan pakaian dalam yang tepat bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Syaratnya, saat memilih pakaian dalam tidak sekadar mengandalkan motif, model, atau warnanya saja.

"Saat memilih pakaian dalam, khususnya bra, pastikan pakaian dalam itu punya ukuran yang tepat untuk Anda," tukas Lucia Niken, Marketing National Manager Felancy, saat talkshow "Inspirasi Kenyamanan Wanita" di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Saat memilih pakaian dalam, terutama bra, ukuran menjadi syarat utama penentu kenyamanan Anda. Namun, Lucia mengungkapkan sampai saat ini masih banyak perempuan yang meremehkan ukuran bra ini dan lebih cenderung tertarik pada motif dan warna. "Banyak perempuan yang rela membeli bra yang kekecilan atau kebesaran, asalkan warna dan motifnya sesuai dengan yang mereka sukai," tambahnya.

Selain bergantung pada motif dan warna favorit, perempuan memilih bra dengan ukuran yang satu nomor lebih kecil atau lebih besar dibanding ukurannya dengan berbagai alasan. Membeli bra yang sedikit lebih kecil diharapkan bisa membantu membentuk payudara agar lebih terlihat naik, sehingga lebih seksi. Padahal alasan ini jelas terbukti salah, karena menggunakan bra yang lebih kecil daripada seharusnya akan membuat payudara terasa sakit dan membuat Anda sesak nafas.

Sedangkan perempuan yang lebih suka menggunakan bra dengan ukuran yang sedikit lebih besar berharap mereka lebih leluasa bergerak dan bisa digunakan lebih lama. Padahal, bra yang lebih longgar juga tidak akan membuat Anda nyaman bergerak dan justru membuat payudara Anda menjadi turun dan nyeri.

Selain itu, sekalipun masih cukup digunakan untuk jangka waktu yang lebih lama, namun Lucia mengungkapkan "usia" bra maksimal adalah satu tahun. "Setelah satu tahun, biasanya bra sudah longgar, sobek, dan tidak maksimal menyangga payudara," jelasnya.

Saat memilih bra, pastikan juga memilih jenis bra yang tepat, khususnya jika Anda memiliki ukuran payudara yang cukup besar. Payudara yang cukup besar akan memberi beban dan tekanan pada tulang belakang. Inilah yang membuat perempuan berdada besar biasanya memiliki tubuh yang sedikit bungkuk. Untuk mengurangi sedikit beban tulang punggung, dan menyangga payudara dengan baik, sebaiknya pilihlah jenis bra yang menggunakan kawat.

Penggunaan bra berkawat untuk si dada besar akan membantu mengurangi beban tulang punggung, dan mengangkat payudara dengan maksimal, sehingga tubuh bisa lebih tegap. Meski terasa kurang nyaman dan lebih kaku, namun bra berkawat ini juga dianggap bisa mengurangi rasa sakit pada punggung akibat beban bagian tubuh depan.


Sumber: KOMPAS.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Makhluk Misterius Ditemukan Terdampar di New York

Posted: 28 Jul 2012 06:41 AM PDT

DETIKPOS.net - Misteri menyelimuti penemuan makhluk menyeramkan yang muncul di Brooklyn Bridge di New York, AS. Makhluk ini dijuluki 'monster Manhattan'.

Bangkai makhluk ini tampak sangat menyeramkan dengan wajah termutilasi, tubuh tanpa bulu dan lima jari serupa jari manusia. Banyak yang menduga, makhluk ini merupakan babi yang dimasak, tikus air, anjing bengkak dan sejenisnya.

"Kami takut melihatnya. Kami mengambil gambar makhluk itu menggunakan ponsel," kata fotografer amatir Denise Ginley seperti dikutip Foxnews.

Namun, New York Parks Department bersikeras bahwa bangkai ini adalah babi.

"Ini merupakan babi dari tempat makan. Ini adalah babi bakar," kata juru bicara departemen tersebut.

Sementara itu, spesialis hewan Dr Paul Curtis menduga, bangkai ini adalah anjing kecil yang mati dan membengkak di sungai.

Bagaimana menurut Anda?


Sumber: INILAH.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


Hari Suwandi Minta Maaf, Ini Komentar Ical

Posted: 28 Jul 2012 06:30 AM PDT

DETIKPOS.net - Hari Suwandi, korban lumpur Sidoarjo yang berjalan kaki sejauh 827 km dari Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, ke Jakarta telah meminta maaf kepada keluarga Aburizal Bakrie. Hari mengaku menyesal telah melakukan aksi unjuk rasa ini dan telah menjelek-jelekkan Keluarga Bakrie. Bagaimana tanggapan Aburizal Bakrie alias Ical atas langkah Hari itu?

"Itu namanya hikmah bulan Ramadhan. Saya kira makin lama makin terbukalah mana yang benar mana yang salah," kata Ical seusai acara buka puasa bersama dengan para pengurus Partai Golkar di Kantor DPP Golkar di Jakarta, Sabtu (28/7/2012) malam.

Ical juga mengungkit pernyataan terpidana Gayus Halomoan Tambunan yang sempat menyeret tiga perusahaan Bakrie Grup terkait mafia pajak. Gayus kemudian mengubah keterangannya itu. "Jadi semakin lama, semakin terbukalah. Saya kira Allah tidak akan membiarkan bahwa yang salah tetap salah, yang benar dikatakan salah," kata calon presiden dari Partai Golkar itu.

Dalam sebuah wawancara di stasiun televisi swasta, Hari menyatakan menyesal telah menjelek-jelekkan Bakrie. Ia mengaku telah diperalat oleh sekelompok orang untuk berjalan kaki dari Porong demi menuntut ganti rugi kepada Bakrie. Ia tidak menjelaskan secara rinci siapa kelompok yang dimaksud dan tujuannya. Ia mengaku tidak mendapat tekanan dari siapa pun terkait permohonan maafnya ini.

Ia juga percaya bahwa keluarga Bakrie dapat menyelesaikan semua tanggung jawabnya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2007 tentang Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo. "Saya yakin dan percaya keluarga besar Bapak Aburizal Bakrie mampu menyelesaikan masalah yang ada di Sidoarjo, khususnya korban lumpur Lapindo, eh korban lumpur Sidoarjo," katanya sempat salah ucap.


Sumber: KOMPAS.COM
Editor: Risma

Blog Berita Indonesia


0 komentar:

Poskan Komentar